Nusra Suara

Nelayan Lombok Tengah Tim SAR gabungan berhasil menemukan Azhar (30), warga Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Serenting/Torok Bare pada Jumat (16/8) sore. Azhar dilaporkan hilang saat mencari ikan di lokasi tersebut dengan menggunakan teknik memanah.  Menurut informasi dari Lalu Wahyu Efendi, Kepala Kantor SAR Mataram, jenazah Azhar ditemukan di kedalaman sekitar sepuluh meter dan berada di dekat lokasi terakhir ia terlihat (LKP). Penemuan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, setelah upaya pencarian yang intensif dilakukan oleh berbagai pihak.  “Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka,” jelas Wahyu. Pada hari sebelumnya, sekitar pukul 21.00 WITA, Azhar bersama empat temannya berangkat untuk mencari ikan di pantai tersebut. Mereka menggunakan teknik memanah ikan, namun tidak kunjung kembali ke daratan.  Masyarakat setempat, yang menyadari kepergian Azhar dan teman-temannya, segera melakukan pencarian mandiri sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Dalam pencarian tersebut, senter milik korban ditemukan sekitar 300 meter ke arah barat dari lokasi terakhir terlihat.  Operasi pencarian melibatkan berbagai elemen, termasuk Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, serta warga dan nelayan setempat. Tim SAR dan potensi SAR wilayah Lombok Tengah bekerja sama dalam upaya pencarian dan evakuasi ini.  Kepala Kantor SAR Mataram menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam operasi pencarian.  Pihak berwenang masih akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memahami penyebab pasti dari kejadian ini. Sementara itu, keluarga Azhar dan komunitas lokal berduka atas kehilangan yang mendalam ini.Ditemukan Meninggal di Dasar Laut

Nelayan Lombok Tengah Tim SAR gabungan berhasil menemukan Azhar (30), warga Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Serenting/Torok Bare pada Jumat (16/8) sore. Azhar dilaporkan hilang saat mencari ikan di lokasi tersebut dengan menggunakan teknik memanah. Menurut informasi dari Lalu Wahyu Efendi, Kepala Kantor SAR Mataram, jenazah Azhar ditemukan di kedalaman sekitar sepuluh meter dan berada di dekat lokasi terakhir ia terlihat (LKP). Penemuan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, setelah upaya pencarian yang intensif dilakukan oleh berbagai pihak. “Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka,” jelas Wahyu. Pada hari sebelumnya, sekitar pukul 21.00 WITA, Azhar bersama empat temannya berangkat untuk mencari ikan di pantai tersebut. Mereka menggunakan teknik memanah ikan, namun tidak kunjung kembali ke daratan. Masyarakat setempat, yang menyadari kepergian Azhar dan teman-temannya, segera melakukan pencarian mandiri sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Dalam pencarian tersebut, senter milik korban ditemukan sekitar 300 meter ke arah barat dari lokasi terakhir terlihat. Operasi pencarian melibatkan berbagai elemen, termasuk Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, serta warga dan nelayan setempat. Tim SAR dan potensi SAR wilayah Lombok Tengah bekerja sama dalam upaya pencarian dan evakuasi ini. Kepala Kantor SAR Mataram menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam operasi pencarian. Pihak berwenang masih akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memahami penyebab pasti dari kejadian ini. Sementara itu, keluarga Azhar dan komunitas lokal berduka atas kehilangan yang mendalam ini.Ditemukan Meninggal di Dasar Laut

Berita

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.