Nusrasuara.com – Gapasdap NTB, organisasi yang menaungi para pengusaha angkutan sungai, danau, dan penyeberangan di Nusa Tenggara Barat, telah mengadakan musyawarah daerah (Musda) serentak untuk memilih tiga pengurus baru pada Kamis (2/11/2023).
Musda yang berlangsung di Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, dihadiri oleh Ketua DPP Gapasdap, H Khoiri Soetomo, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H. Lalu Mohammad Faozal, yang mewakili Pj Gubernur NTB, H Lalu Gita Ariadi.
Dalam Musda tersebut, terpilih secara aklamasi dan kekeluargaan tiga pengurus baru Gapasdap NTB periode 2023-2028, yaitu:
* Iskandar Putra dari PT. Nusa Wangi Kayangan, sebagai Ketua DPD Gapasdap NTB.
* Firman Dandy dari PT. Dharma Lautan Utama, sebagai Ketua DPC Gapasdap Lembar.
* Umar dari PT. Garda Maritim Nusatama, sebagai Ketua DPC Gapasdap Kayangan.
Ketiga pengurus baru tersebut langsung dikukuhkan oleh Ketua DPP Gapasdap, H Khoiri Soetomo, yang berharap agar mereka dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pihak-pihak terkait di bidang perhubungan, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota Gapasdap.
Selain itu, Khoiri juga menyoroti pentingnya kesetaraan kebijakan antara moda transportasi penyeberangan laut dengan moda transportasi lainnya, serta menghindari regulasi yang kontraproduktif.
“Kita ini organisasi para pesaing, tapi kita harus punya satu visi misi, yaitu regulasi di sektor transportasi penyeberangan laut harus diluruskan. Jangan sampai regulasi dibuat hanya berdasarkan pertimbangan saat itu dan di tempat itu, tanpa memikirkan dimensi ruang dan waktu, serta keterapan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Salah satu contoh regulasi yang perlu disetarakan adalah tarif. Menurut Khoiri, di sektor perdagangan, pariwisata, dan transportasi lain, tarif sudah dilepas kepada mekanisme pasar, tetapi masih terkontrol dengan adanya batas atas dan batas bawah.
“Gapasdap tidak mengemis untuk diberikan uang, tapi keseimbangan harus dijaga. Pemerintah menginginkan layanan transportasi penyeberangan yang handal, melayani 24 jam, dan isi tidak ada isi kapal wajib jalan. Semua itu harus ada konsekuensinya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal, mengucapkan selamat kepada pengurus baru Gapasdap NTB, dan mengapresiasi kinerja Gapasdap yang selalu kolaboratif dengan pemerintah.
Ia mencontohkan bagaimana Gapasdap memberikan pelayanan prima saat MotoGP 2023 di Mandalika, yang berlangsung tanpa ada kemacetan, krodit, atau penumpukan di pelabuhan.
“Kami berharap Gapasdap bisa terus hadir dan mendukung kegiatan pemerintah, serta memberikan masukan-masukan yang konstruktif untuk kemajuan sektor transportasi penyeberangan di NTB,” katanya. (*)












