Nusrasuara.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi dampak pemanasan global, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan penanaman 1.700 batang bibit pohon buah di dua lokasi di Kabupaten Lombok Barat, Selasa (26/12/2023).
Lokasi pertama adalah kawasan hutan produksi di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, yang merupakan salah satu daerah penghasil kayu di Lombok Barat. Lokasi kedua adalah kawasan wisata Desa Gili Gede Indah, Kecamatan Sekotong, yang memiliki potensi alam dan budaya yang menarik.
Penanaman bibit pohon buah ini merupakan kerjasama antara Hiswana Migas NTB, PT Pertamina Patra Niaga, Forum Wartawan Ekonomi (FWE) NTB, dan Pemerintah Provinsi NTB.
Penanaman secara simbolis dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si, Ketua Hiswana Migas NTB I Komang Mahendra Gandhi, Sales Area Manager Retail NTB, PT Pertamina Patra Niaga Agung KH Resa Wijaya, dan Ketua FWE NTB Bulkaino.
Ketua Hiswana Migas NTB, I Komang Mahendra Gandhi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan bumi dan menyeimbangkan produksi dan penyerapan karbon.
Ia mengungkapkan, sebagai pengusaha minyak dan gas, pihaknya menyadari bahwa kegiatan usahanya berkaitan dengan produksi karbon yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
“Kami ingin berkontribusi secara langsung untuk melestarikan alam dengan menanam pohon buah yang tidak hanya bermanfaat untuk kelestarian alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi asosiasi pengusaha lainnya untuk ikut terlibat dalam pelestarian alam. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemprov NTB, PT Pertamina Patra Niaga, dan FWE NTB yang telah bersinergi dalam kegiatan ini.
“Kami berterima kasih kepada Pj Gubernur NTB yang telah hadir dan memberikan apresiasi kepada kami. Kami juga berterima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah memberikan bantuan bibit pohon dan logistik. Kami juga berterima kasih kepada FWE NTB yang telah menginisiasi kegiatan ini dan mengajak kami untuk berkontribusi bersama-sama,” katanya.
Sales Area Manager Retail NTB, PT Pertamina Patra Niaga Agung KH Resa Wijaya juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan, sehingga bisa menurunkan emis karbon dari penggunaan kendaraan bermotor.
Pj Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi mengapresiasi kegiatan penanaman ribuan batang bibit pohon buah di kawasan hutan produksi di Desa Batu Putih yang dilakukan oleh Hiswana Migas dan Pertamina bersama dengan FWE NTB.
Ia mengatakan alam beserta isinya bukan warisan nenek moyang manusia, tetapi merupakan titipan dari anak cucu yang pada saatnya nanti titipan itu akan dipertanyakan dan digugat bagaimana kearifan pengelolaannya.
“Ketika kita melakukan eksploitasi tanpa kendali, maka dampaknya bumi sudah mulai makin panas. Cocok dengan lagu Ebiet G Ade,” sebut Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB, sambil melantunkan lagu Ebiet G Ade tentang kerusakan lingkungan.
Kegiatan penanaman pohon ini juga dirangkai dengan operasi pasar beras, bekerjasama dengan Perum Bulog Wilayah NTB.
Operasi pasar dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) seharga Rp52.000 per kemasan 5 Kg ini disambut antusias warga setempat. Tak lama operasi pasar dimulai, beras ludes diserbu warga. (*)












