BeritaNTB

Tiga Gubernur NTB yang Berjasa, Kini Abadi di Nama Ruas Jalan

×

Tiga Gubernur NTB yang Berjasa, Kini Abadi di Nama Ruas Jalan

Sebarkan artikel ini
Peresmian nama tiga Gubernur NTB menjadi ruas jalan. (Diskominfotik NTB)
Peresmian nama tiga Gubernur NTB menjadi ruas jalan. (Diskominfotik NTB)

Nusrasuara.com – Tiga Gubernur NTB yang sudah berjasa membangun daerah diabadikan namanya sebagai ruas jalan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan.

Penamaan ruas jalan dengan nama tiga orang mantan gubernur tersebut, diresmikan oleh Penjabat atau Pj Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi dalam Program Jumat Salam di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (22/12/2023).

Tiga nama mantan Gubernur NTB yang menjadi nama ruas jalan adalah A. Raden Mohammad Ruslan Tjakraningrat, H. R. Wasita Kusumah, dan H. Gatot Suherman. Mereka adalah gubernur pertama, kedua, dan ketiga Provinsi NTB yang memimpin pada periode 1958-1998.

“Dengan mengucapkan bismillah maka penamaan jalan dari Mataram ke Giri Menang Square dengan nama-nama gubernur yang telah berjasa kepada daerah secara resmi dinyatakan dimulai,” ujar Miq Gite, sapaan Pj Gubernur NTB, saat meresmikan jalan tersebut.

Miq Gite mengatakan, penamaan ruas jalan ini merupakan inspirasi dari ungkapan Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, yaitu “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”.

Ia berharap, dengan penamaan ruas jalan ini, masyarakat NTB dapat mengenang dan meneladani perjuangan dan prestasi para gubernur pendahulu.

“Semoga dengan penamaan jalan ini, kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah-kisah kepemimpinan mereka yang telah banyak berkontribusi untuk kemajuan daerah kita,” kata Miq Gite.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H. Lalu Mohammad Faozal, menyebutkan jalan Bypass BIL II (7.8 km), Tugu Mataram Metro–GMS (Giri Menang Square) Gerung diberi nama Jalan AR. Mohammad Ruslan Tjakraningrat.

Ia adalah gubernur pertama Provinsi NTB yang berhasil meletakkan pondasi pemerintahan yang baik di NTB dengan fokus ke sektor pendidikan, pertanian, dan peternakan. Ia juga berjasa melahirkan Universitas Mataram.

Kemudian, jalan Bypass BIL I (30,4 KM) GMS Gerung–Bundaran BIZAM, diberi nama Jalan H. R. Wasita Kusumah. Ia adalah gubernur kedua Provinsi NTB yang dikenal sebagai Gubernur Petani.

Gubernur Wasita Kusumah mengatasi masalah kelaparan dan kekurangan pangan dengan meluncurkan Program Lumbung Paceklik dan Lumbung Kemakmuran.

Ia juga menginisiasi pembangunan Bendungan Batu Jai, rehabilitasi irigasi Jurang Sate, dan pendirian Bank Pembangunan Daerah.

Terakhir, jalan Bypass BIL Mandalika (17,3 KM) dari Bundaran BIZAM–Bundaran Songgong, diberi nama Jalan H. Gatot Suherman.

Ia adalah sosok gubernur ketiga Provinsi NTB yang masih menghadapi masalah rawan pangan. Ia mengatasi masalah itu dengan melakukan berbagai gerakan, seperti bimbingan massal bagi para pemilik lahan tadah, proyek hujan buatan, dan peningkatan produktivitas tanaman dengan sistem Gogo Rancah.

Gubernur Gator Suherman berhasil meningkatkan produksi pangan dari minus menjadi surplus, sehingga NTB dikenal sebagai provinsi Bumi Gora.

Penggunaan nama-nama Gubernur pendahulu sebagai penamaan ruas jalan juga menjadi kado HUT NTB pada 17 Desember 2023 ini.

Selanjutnya, untuk nama-nama jalan yang digantikan ini, pada Januari 2024 nanti Dinas Perhubungan NTB akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang jalan tersebut, untuk menyesuaikan kembali data kependudukan, pertanahan dan lainnya.

Acara peresmian penamaan ruas jalan ini turut dihadiri oleh Pj Sekda NTB, Bupati Lombok Tengah, perwakilan Forkopimda lingkup Pemprov NTB dan Lombok Tengah, unsur organisasi perangkat daerah dan masyarakat sekitar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *